Hasrul Hasan

Reka Cipta Dalam Perspektif Kreativiti

728x90

Ibarat tikus mati di lumbung padi

Bagiku ini tragedi kemanusiaan.......
Tragis memang seorang ibu hamil dan anaknya, mati kelaparan di lumbung pangan.
Banyak pihak yang terhentak dengan headline berita ini di koran-koran dan televisi.
Aku saja yang berada di rumah duka saat Basse dan Bahir anaknya dikabarkan meninggal karena kelaparan, masih
merasa tidak percaya, di ibu kota propinsi yang hampir tiap tahun surplus beras ini masih ada orang mati karena kelaparan.

Untuk sejenak bahkan saya merasa tak ada gunanya segala teori pembangunan yang kita pelajari dan kita anut, tak ada gunanya target pembangunan dicanangkan dengan menghabiskan begitu banyak porsi APBN dan APBD, bahkan tak ada gunanya pula segala bentuk berdemokrasi lengkap dengan tetek bengek Pemilu, Pilkada, atau apapun namanya, sementara disisi lain ada rakyat mati karena tidak makan.

Saya paham tidak ada yang ingin disalahkan dalam tragedi ini, tidak si korban, tidak tetangganya (karena dicap tidak memperhatikan sesama tetangganya, yang boleh jadi sama laparnya), tidak pula pemerintah (yang berdalih bahwa korban mati karena diare, bukan kelaparan, meski memang diare itu dapat disebabkan malnutrisi yang dipicu kelaparan juga). Jadi cukuplah pertikaian diplomatis diatas derita rakyat ini.Sungguh sangat memalukan!

Cukup, cukup! Cukuplah semua ini… Untuk sekian kalinya, kotaku jadi sorotan. Masalah pilkada yang harus diulang karena MA melakukan ultra petita atas tuntutan pihak Asmara yang tak dapat menerima kenyataan telah kalah dalam pilkada, masalah tawuran mahasiswa di UNHAS, dan kini kelaparan di lumbung pangan sendiri, ibarat tikus mati di lumbung padi !!!!
Reaksi:

Posting Komentar

sedihka..alifah
aldetrix.blogspot.com

[blogger]

Hasrul

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget